IMAM AN - NAWAWI
"RIYADHUS SHALIHIN"
Hadits ini ditulis oleh seorang ulama yang luas ilmunya dan mendalam pemahamannya terhadap sunnah yaitu Imam An - Nawawi. Berikut ini adalah beberapa hadits yang ditulis oleh Imam An - Nawawi yang saya kutip dari buku "Olah Batin Orang -Orang Shalih ( Riyadhus Shalihin )". Namun artinya saja ya......:)
1. Ikhlas dan Lurusnya Niat dalam Semua Perkataan, Amal Perbuatan Lahir dan Batin
Dari Abu Hurairah Ra. berkata, Rasulullah Saw. bersabda : "Sesungguhnya, Allah tidak memandang bentuk badan dan rupamu melainkan Allah memandang hatimu." (HR. Muslim).
Dari Abdullah bin Abbas Ra. berkata, Rasulullah Saw. bersabda : "Sesungguhnya, Allah mencatat kebaikan dan kejahatan, kemudian menjekaskan keduanya. Maka, barang siapa yang niat berbuat baik lalu tidak dikerjakannya maka Allah mencatat baginya satu kebaikan, dan barang siapa yang niat berbuat baik lalu dikerjakan maka dicatat sepuluh kebaikan, mungkin juga ditambah tujuh ratus kali lipat bahkan lebih dari itu. Dan, barang siapa yang niat berbuat kejahatan dan tidak dikerjakan Allah mencatat baginya satu kebaikan, dan jika niat jahatnya dikerjakan maka Allah mencatat baginya satu kejelekan." (HR. Bukhari dan Muslim).
2. Taubat
Dari al - Aghar bin Jasar al - Muzani Ra. berkata, Rasulullah Saw. bersabda : "Wahai sekalian manusia, bertaubatlah kamu kepada Allah, dan mintalah ampun kepada-Nya maka sesungguhnya, saya telah bertaubat dengan membaca istighfar seratus kali setiap hari." (HR. Muslim).
Dari Abu Musa bin Qais al - Asy'ari Ra. berkata, Rasulullah Saw. bersabda : "Sesungguhnya, Allah membentangkan tangan rahmat-Nya pada waktu malam supaya orang - orang bertaubat terhadap pelanggarannya di siang hari, juga mengulurkan tangan kemurahannya pada waktu siang, supaya orang - orang bertaubat terhadap kesalahan yang dilakukuan di siang hari. Keadaan ini tetap terus sampai matahari terbit dari arah barat." (HR. Muslim).
Dari Abdullah bin Umar Ra. berkata, Rasulullah Saw. bersabda : "Sesungguhnya, Allah menerima taubat seorang hamba-Nya selama ruh belum sampai di tenggorokan." (HR. at - Tirmidzi).
3. Sabar
Dari Abu Hurairah Ra. berkata, sesungguhnya Rasulullah Saw. bersabda : "Ukuran kekuatan seseorang itu bukan dengan bergulat, melainkan orang yang kuat ialah orang yang dapat menahan hawa nafsunya pada waktu marah." (HR. Bukhari dan Muslim).
Dari Mu'adz bin Anas Ra. berkata, Rasulullah Saw. bersabda : "Barang siapa yang menahan amarah, padahal ia dapat melepaskannyamaka kelak pada hari Kiamat Allah akan memanggilnya di depan semua makhluk-Nya, kemudian disuruh memilih bidadari sekehendaknya." (HR. Abu Daud dan at - Tirmidzi).
4. Kebenaran
Dari Ibnu Mas'ud Ra. berkata, Rasulullah Saw. bersabda : "Sesungguhnya, kebenaran itu akan membawa kepada kebaikan dan kebaikan itu membawa kita ke dalam surga. Jika seseorang telah membiasakan dirinya berkata benar sehingga tercatat disisi Allah sebagai orang yang benar. Sedang dusta membawa kepada kejelekan dan kejelekan membawa kita ke dalam neraka. Jika seseorang suka berdusta maka tercatat disisi Allah sebagai pendusta." (HR. Bukhari dan Muslim).
Dari Abu Muhammad al - Hasan bin Ali bin Abi Thalib Ra. berkata, Saya telah menghafal dari ajaran Rasulullah Saw., "Tinggalkanlah apa yang telah membuat kamu ragu kepada apa yang telah membuat kamu tidak ragu. Sesungguhnya, kebenaran membawa ketenangan dan dusta membawa kepada keragu - raguan." (HR. at - Tirmidzi).
Dari Abu Sufyan Shakr bin Harb Ra. ketika menceritakan pertemuannya dengan raja Hiraklius dan ditanya oleh raja, 'Nabi itu menyuruh apa kepadamu?' Abu Sufyan menjawab, "Sembahlah Allah dan jangan menyekutukan-Nya dengan sesuatu apapun, dan tinggalkanlah semua ajaran ayah - ayahmu dan menyuruh kita shalat, berkata benar, sopan, dan menghubungi sanak famili." (HR. Bukhari dan Muslim).
5. Kehati - hatian (Kewaspadaan)
Dari Abu Hurairah Ra. berkata, Rasulullah Saw. bersabda : "Sesungguhnya, Allah cemburu dan kecemburuan Allah mencegah orang melakukan sesuatu yang telah diharamkan-Nya." (HR. Bukhari dan Muslim).
Dari Abu Hurairah Ra. berkata, Rasulullah bersabda : "Sebaik - baik Islam seseorang adalah yang meninggalkan sesuatu yang bukan kepentingannya." (HR. at - Tirmidzi).
Sebenarnya masih banyak banget dan itu baru secuilnya.he
Semoga bermanfaat.:)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar